Rabu, 27 Maret 2013

Sesat dan Ustadz

Marhaban ya Ramadhan…. 
kudengar ini bulan dakwah, banyak yang berlomba-lomba mendapatkannya   
di mana-mana banyak kegiatan berubah menjadi menyisipkan dakwah
baik di dunia nyata maupun dunia maya, alhamdulilah
Selanjutnya...

Nafsu Mahluk Manusia

Semakin aku meregukmu,
semakin aku dahaga
semakin aku makan, semakin aku lapar
dan semakin aku kejar,kau semakin berlari

Selanjutnya...

Kompasianer Puisi Puasa

Saat aku berjalan tiada arah, gundah gelisah jengah
Hingga tidak lagi aku lihat jalanan yang ramai tak terbilang
Hampir saja sebuah mobil menciumku
Jalanku yang tak berarah itu, tanpa aku sadari telah membawa aku berselancar ke alam maya

Selanjutnya...

Dosa Bencana Tsunami Bencana Dosa

Ketika badai tsunami melanda, lumpur hitam mengejar mereka para manusia
Bercampur puing beribu, diiringi mayat setengah hidup
Mereka berlari dengan pucat, entah di mana kaum kerabat
Tersangkut dalam derap langkah, diiringi bayangan aneh dalam angan ketakutan

Selanjutnya...

Kerinduan Pada Negeri Seberang

Malam semakin larut, saat mata ini tak bisa terpejam jua
walau kelatnya sudah melanda
Di luar sana desau angin hanya menambah gelisah hati yang terjerat rindu
Rindu adalah kematian rasa, melupakan alasannya, tiada tara, menyesakkan dada, bahkan bisa

Selanjutnya...

Berkaca Pada Marmer Mesjid

Berkaca pada marmer mesjid
Ya allah betapa lemah hambaMu? Ini
Hanya lambung yang sedikit renggang dari makanan
Dan kerongkongan yang masih basah oleh ludah, terasa jua dahaga

Selanjutnya...

Bayangan Diri Pantulan Cermin

Kita memiliki cermin, tapi sama sekali tak memiliki bayangan, tapi kita harus memperbaiki bayangan itu, terus dipercantik, lagi, lagi, lagi. . .
Jika kita temukan jelas ada bayangan jelek di cermin
Introspeksi dan perbaiki segera

Selanjutnya...

Si Miskin dan Si Kaya di Indonesia

Harta dunia fana
Aku lihat yang kaya makin kaya raya
Aku iba yang miskin makin menderita, ‘tah jadi apa
Tuhan, aku telah Engkau takdirkan hidup di negeri Indonesia ini
Negeri dengan sila kelimanya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


Tapi apalah daya, ketimpangan sosial yang terus aku temukan disana-sini
Apa yang terjadi, yang miskin hanya jadi tonggak nama agar si kaya ada
Atau juga hanya untuk pekerja, menyokong kehidupan sang kaya


Tuhan, untunglah ada akhirat kelak
Dimana keadilan akan sebenar-benarnya


Dan syukur aku, jika di hadapanMu
Karena orang yang paling tinggi derajatnya ialah orang yang paling bertaqwa


Bukan karena miskin atau kaya dia


by Hadrial Aat
Selanjutnya...

Iman dan Lapar

Lapar dan dahaga raga ini saat puasa
Tapi kebahagiaan juga mengalir ke dalam jiwa
Puasa telah mengalirkan hikmahnya sendiri ke dalam jiwa ini

Hanya dengan iman dalam dada

Selanjutnya...

Shalat yang Khusu'

Inginku persembahkan hati ini hanya padaMu ya Rabb
Dalam setiap shalat yang aku dirikan
Ingin aku persembahkan kekhusu’an bacaan, gerakan dan hati ini ya Allah
Tapi apa daya. . . .

Selanjutnya...

Aku

Inilah aku
dalam gelap masa yang lalu
aku takkan menipu, meniru, membisu
dalam waktu yang berlalu itu

Selanjutnya...

Renungan Hati

dalam bayangan ada nasehat
dalam kerinduan ada obat
dalam sesat ada taubat
dalam keheningan ada hikmah

Selanjutnya...

Negeri Anak Bawang

air mata mengalir mengiris bawang
di sana rakyat berseru dalam laguan
negeri nan subur tongkat kayu dan batu di tanam jadi tanaman
panggung sandiwara negeri terus berolok-olok

Selanjutnya...

Jiwa-Jiwa yang Tenang

jika jiwamu resah
shalat malam kerjakanlah
jika jiwamu gundah
dzikir malam perbanyaklah


Selanjutnya...

Taubat

seberapa jauhkah kaki ini melangkah
seberapa banyakkah dosa yang dibuat
sementara waktu terus berjalan
berhenti pada satu titik
Selanjutnya...

Harta Karun



di mana harta itu, yang kau cari pagi dan petang
pulang senja dan menghilang dalam malam
engkau pun lelah
kaya tiada, hatimu sempit
Selanjutnya...

Sabtu, 16 Maret 2013

Muslim Rohingya


“dimuat pada Harian Serambi Indonesia Cetak dan Online Edisi Minggu, 5 Agustus 2012″

Kedamaian dipijak-pijak di sana
Hingga harus ada air mata dan darah menetes
Dari tubuh polos tak berdosa
Mengalir ke Bumi ini lagi-lagi

Selanjutnya...

Panglima Laskar Yatim


Siapakah yang memberi mereka makan
Juga yang membelikan mereka baju baru saat lebaran
Siapa yang akan memberikan mereka kasih sayang
Mereka tiada orang tua, mereka yatim

Selanjutnya...

Iran Adalah Bola Mataku

Iran adalah bola mataku
Saudara negara muslimku
Kucoba bola mata ini untuk aku gerakan
Dia bergerak, ke atas ada bulu mata, ke samping bertemu sudut sipit

Selanjutnya...

Tertawalah Indonesia


Huh. . . .
Ini negeri lucu
Tertawalah segera, senyum juga boleh
Ada cicak dan ada juga buaya katanya
Tugasnya memimpin negeri
Selanjutnya...
Izinkan aku menulis cinta
Cinta yang bersemi di dalam jiwa
Bergemuruh, menyesakkan dada
-
Cinta telah menghancurkan segala apa yang ada

Selanjutnya...

Ariel, Noah Band dan Peterpan

Foto: bambangxp.blogspot.com 


Kaulantunkan lagu menghapus jejakmu jadi hits
Lelah hati perhatikan sikapmu, tak mungkin ini tetap bertahan
begitu potongan baitnya yang kupetik


Tapi sepertinya sebagian pengemarmu tidak mengindahkan hal yang menimpamu
Selanjutnya...