Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2022

Perjalanan

dalam diam semua merenung
terlena dalam buaian

riuh dalam keramaian
bersama angan sepanjang nafas 

dalam perjalanan jangan lupa diri
ingatlah kita dinanti
Kembali


Selanjutnya...

Jumat, 09 Juli 2021

Hidup Aku

Hidup adalah saat ini 
Teruslah berbuat kebaikan
Jika kita tidak bisa berkata benar, maka diam itu lebih baik
Akan tetapi apabila kita bisa berkata benar 
dan untuk mengajak kepada kebaikan, maka berbicara itu lebih baik
Sampaikanlah walau hanya satu kata, 
ketika nafas kita masih ada

Selanjutnya...

Senin, 14 Juni 2021

Vaksin Mimpi

Dulu hanya mimpi jauh 
Antara tiada dan ada

Kini mendekat sangat dekat
Harus masuk ke dalam diri

Mau duit bantuan asik
malas disuntik

Covid...
Selanjutnya...

Senin, 26 Oktober 2020

Roman Korona

Kabar tersiar dari negeri jauh
mayat bergelimpangan memenuhi jalanan
karena kuburan mati sudah

sebagian menderu-menderu ketakutan
di negeriku menuduh khayalan sejenak
mencari proyek
menghancurkan kekuasaan

yang mati tetap
katanya hanya distempel covid 19 korona saja
padahal jantungan bawaan warisan
memang benar ekonomi morat-marit
bantuan lancar dibayar

anak didik tetap menimba ilmu di rumah-rumah, di layar laptop
sebahagian di layar hp
ada yang dimesjid-mesjid
ada yang berkumpul di rumah sodara

korona kau datang dan pulang
menyisakan cerita hitam dan putih
kehidupan
biarkan kami memberi kesan
sebelum protokol kesehatan
mencuci tangan dan memakai masker
bersama ketakutan miskin apa mati duluan
terpaksa
Ingatlah tuhan
DIA



Selanjutnya...

Minggu, 25 Oktober 2020

Hilang

Tuhan....
Tulikah telinga ini, tak bisa mendengarMu

Tuhan...
Bisukah mulut ini
Tak bisa bercakap denganMu

Tuhan...
Matikah hati ini

Sehingga semua hilang dari hadapMu

....
Selanjutnya...

Selasa, 03 September 2019

Alam Semesta

 
pixabay.com

bumi terus  berputar tiada berhenti
dalam lingkaran edar mentari
bulan gemerlap
sendu cahayanya di gelap malam

saat pagi datang mendulang malam
embun-embun menetes di peraduan
mengering sejenak diterpa cahaya
mentari pagi

angin berhembus
terasa
walaupun kasat mata
dihirup oleh mahluk hidup
dan kehidupan pun berjalan

siapa gerangan pengatur itu semua
jikalau bukan dzat sangMaha
dialah Tuhan
jagat semesta

Selanjutnya...

Kamis, 13 Juli 2017

Diam

pixabay.com

Angin terhenyak dalam kegelapan malam
Biar hati-hati yang basah oleh cinta
Menyambut datangnya malam
Dengan renungan dalam palung hatinya

Pada langit ingin ia tumpahkan semua kegelisahan itu
Tanah yang ia pijak sudah terlalu berat menanggung beban jiwanya

Ah hidup hanya sementara, bisik cintanya
Kemana ia akan melupakan lukisan roman nafasnya
Saat semua kepala manusia
Tidak mampu menggapai buah pikirnya

Kemelut tidak untuk jadi pilihan
Diam juga bukan jawaban


Kuta Alam 13/07/17
Selanjutnya...

Kamis, 13 April 2017

Perang Diri

Karena dua individu yg salah paham
Nafsu yang terang
Mengapa ribuan nyawa harus melayang
Bayi-bayi yang malang
Tidak tahu dunia yang kelam
Itukah cara kalian
Tanpa perikemanusiaan
Menghancurkan kedamaian
Dunia milik tuhan...
Selanjutnya...

Selasa, 07 Juni 2016

Puasa

Pixabay.com

Semoga buah buah kesabaran
menjelma dalam kehidupan

Semoga buah-buah keikhlasan 
membumi dalam diri

Semoga buah-buah sedekah
tertanam dalam diri

Semoga bukan haus dan lapar
Menyiksa diri semata

Semoga kebahagiaan terjumpa
saat berbuka puasa
dan saat bertemu DIA

Selanjutnya...

Kamis, 11 Februari 2016

Hujan

Hujan dalam hati
Membasahi jiwa yang terhempas asa
Remuk resah menghalau derita

Oh hidup semasa
Haruskah hujan air mata
Tertumpah hanya untuk dunia fana saja

Sementara luput dari cita
Perjalanan yang panjang dan nyata
Menunggu kita
Di gerbang kubur menganga
Diakhiri juga dengan hujan air mata
Para pengantar keranda
......


Selanjutnya...

Minggu, 05 Juli 2015

Hilang

pixabay.com

dalam masa
kita terus bercerita
menemukan diri
yang terhempas cita
sebahagian merana
sebahagian lagi bahagia
dan aku tak tahu
aku ini siapa...

Selanjutnya...

Sabtu, 23 Mei 2015

Aku

kopibarel.files.wordpress.com

Aku...
Bukanlah aku

Aku adalah
Gambaran pikiran orang lain

Selanjutnya...

Rabu, 20 Mei 2015

Indonesia

petapemikiran.wordpress.com

negeriku
tanah airku
di sini aku dilahirkan ibu
mungkin juga tempat menghembuskan nafasku
Selanjutnya...

Mata

meruntun-kasih-ilahi.blogspot.com


mata-mata

mata-mata-mata

matamu mataku

mata mereka mata dia

mata kaki mata air
Selanjutnya...

Sabtu, 16 Mei 2015

Mesjid Tua

septarius.wordpress.com

setetes darah pada lantai marmer itu
telah beku 
sudah puluhan bulan berputar
Selanjutnya...

Kamis, 14 Mei 2015

Tuhan

www.anneahira.com/

tuhan tak ada lagi di hati
tuhan tak ada lagi di jiwa 
tuhan hanya ada di kitab suci
tuhan tergadai dengan nafsu dan ambisi
Selanjutnya...

Putri Tsunami

http://www.tribunnews.com/

matanya tak sebening dulu lagi
jurang-jurang matanya begitu dalam
ia terbuka
tubuhnya kaku
Selanjutnya...

Resah

Sumber:beritatrendz.blogspot.com

tertinggal dimanakah tuhanku
di sini, di hati dan jiwa
di setiap hembusan nafas
di setiap detak jantung
Selanjutnya...

Rabu, 13 Mei 2015

Badai Belum Berlalu

Sumber: sp.beritasatu.com

aku bersujud di atas tanah airku
badai akhir tahun 2004 masih tersisa
di tanah berdebu
berteriak-teriak, mencekam setiap yatim
yang berlarian 
Selanjutnya...

Sesal

Ilustrasi: albertjoko.files.wordpress.com

aku terduduk di sini
di tengah padang sunyi
ditemani gemericik air
dan desau angin
Selanjutnya...