Sabtu, 14 April 2012

Museum Tsunami


Sewaktu saya mendapatkan kesempatan pelatihan ICT di Banda Aceh saya menyempatkan diri mengunjungi museum tsunami yang terletak di Kota Banda Aceh. Di dalam museum itu ada rekaman video peristiwa tsunami yang terjadi tahun 2004 lalu yang menimpa Aceh dan daerah lainnya. Di dalam meseum itu juga banyak terdapat foto-fota tentang peristiwa gempa dan tsunami dan saya melihat sebuah foto jam dinding yang terkena gelombang tsunami, saya sangat terkesan dengan foto tersebut, berikut fotonya. Semoga kita dapat dapat mengambil banyak hikmahnya dari museum tersebut.

by hadrial

Kamis, 12 April 2012

Gempa Mengguncang Daerahku


Ketika siang hari kemarin saya di rumah tiba-tiba bumi terasa bergoyang. Sesaat saya menyadari bahwa telah terjadi gempa bumi. Segara ingatan saya pada musibah gempa pada tahun 2004 lalu. Selang beberapa menit kemudian gempa pu berhenti, segera saya mengambil wudhu dan melaksanakan shalat ashar karena saat itu saya belum shalat ashar. setelah shalat ashar saya melihat di media TV bahwa pusat gempa berada di sekitar pulau Semeulu, Aceh dengan kekuatan 8,5 SR. (sumber gambar: wordpress.com)

by hadrial

Selasa, 01 November 2011

Status Hati


Saya melihat ada hubungan antara kondisi jiwa seseorang dengan tulisan yang ia buat di jejaring sosial, semisal facebook. Orang-orang dengan kondisi jiwa yang sedang suntuk, gelisah, gundah ataupun sedih, mudah sekali membuat status tentang kondisi jiwanya itu. Seolah-olah itulah tempat ia melampiaskan diri, mungkin dengan itu ia merasa lebih merasa tenang.Tapi tidak semua pengguna jejaring sosial begitu, terutama untuk mereka yang mengerti privasi, rahasia atau harga diri bahkan narsisme.

Tapi untuk orang-orang yang tipe pertama, ada baiknya intropeksi diri, temukan kebahagiaan bersama iman. Bukankah allah menciptakan kita tiada lain untuk beribadah kepadanya? Jika ia, mengapa harus gundah gelisah? Tapi sebaliknya harus sabar dan banyak belajar. Tuliskan apa yang pantas untuk dituliskan.. . .

Wahai orang yang berakal dan sadar, tempatkan segala sesuatu itu
sesuai dengan ukurannya. Jangan membesar-besarkan peristiwa dan masalah
yang ada. Bersikaplah secara adil, seimbang dan jangan berlebihan. Jangan
pula larut dalam bayang-bayang semu dan fatamorgana yang menipu! (La Tahzan,
DR. 'Aidh al-Qarni)



by hadrial

Setetes Air

Mungkin sebagian dari kita tidak pernah memperhatikan setitik air yang jatuh di permukaan bumi, hujan. Kemudian air itu meresap ke dalam tanah dan menyegarkan tanaman, serta menghasilkan buah. Buah itu kita makan sehingga kita dapat terus hidup. Demikianlah sepintas perjalanan setitik air. Penuh lika -liku dan akhirnya bermanfaat untuk manusia, untuk dunia ini. Sementara kita sudahkah berguna bagi sekitar kita? Jika belum, ayo sekarang saatnya. . .

by hadrial

Jumat, 28 Oktober 2011

Hiduplah

Mengapa engkau selalu resah dengan hari-harimu, mungkin salah satunya engkau selalu menjalani hidup jauh ke depan, penuh dalam angan-angan. Sementara dunia ini ada di hadapanmu. Hiduplah dengan apa yang ada, syukurilah nikmat yang ada, sekali-kali lihatlah ke bawah dan engkau akan menemukkan bahwa hidupmu jauh lebih berarti, lagi.

by hadrial

Senin, 24 Oktober 2011

Mungkin......

mungkin kau kan hidup esok hari, tapi siapa yang bisa menjaminnya, untuk itu perbuatlah apa yang bisa engkau perbuat hari ini, sesuatu yang terbaik untk dunia ini walaupun itu kecil.

by hadrial

Rabu, 14 September 2011

Kebahagiaan

hidup ini perjalanan dan permainan yang harus kita lalui, jangan pernah lelah, kebahagiaan itu tergantung bagaimana kita mengelola hati ini, tentunya sesuai syariat yang diajarkan, islam.

by hadrial

Cari Blog Ini

Memuat...