Rabu, 25 Oktober 2017

Puisi

biar  kutulis derita siapa saja
deritaku
derita dia
derita dunia ini
walau deretan kata dan bait 
tak sanggup menampungnya

dengan jari ini penanya
kutulis semua yang ada
pesan, kesan, kebahagiaan, cinta
dan kasih sayang
juga amarah, nafsu dan gejolak jiwa
tak perduli
walau bait-baitmu terlalu lelah
memikul semua yang kutulis


2010
Selanjutnya...

Tiada Yang Perduli

setiap langkah padanya terhenti
tiada lagi ilmu padi
semakin merunduk semakin berisi

terlelap sudah
walau tanpa hati dan nurani
si miskin dikorbankan tanpa perduli
asal didapat keuntungan yang pasti

hutan rimba digunduli
perut bumi dikuras habis-habis
desa-desa berubah jadi pabrik-pabik mimpi
para perempuan ditelanjangi
dan agama hanya tinggal dalam kitab suci
tiada lagi yang perduli

entah sampai kapan semuanya terhenti
dengan gerak yang tak kupahami
bagai roda-roda yang terus berputar dan berderit menjerit
tiada lagi
tiada lagi yang perduli
sampailah semuanya, kini


2010
Selanjutnya...

Menanti Pagi

menanti pagi yang tak kunjung datang
malam mendekam erat-erat tubuh ini
terasa sangat lama sekali
dan kubiarkan semuanya

oh hidup yang terpanah kalah
pada gemerlap dunia
pada nafsu dan khayal
dan akupun biarkan diri ini terbenam 
padanya

lepas sudah, biarkan berlalu
dan kini tinggallah tubuh kaku
menggigil kedinginan dipeluk malam
lamunan semakin pekat
pada masa lalu yang penuh maksiat

biarlah pada malam kuleburkan semua
semua rasa dan penyesalan
mengharap derap langkah baru
harap yang tak terungkap
membiarkan masa ini
yang semakin sendu
bersama uap embun fajar yang mulai turun
semua puas jadi renungan


2010
Selanjutnya...

Adik

tidurmu sudah terjaga 
kenapa juga masih terlena
adik
tak kau lihatkah perjuangan ayah ibu
untuk hidup kita ini
untuk membesarkan kita

adik sekarang sisihkan lengan bajumu
berjuanglah untuk kemajuanmu
biar kau buat bangga
ayah ibu kita
bukankah tak ada yang lebih berharga dari senyum mereka

biar sampai masanya 
jangan biarkan derita menghela
menghela nafas ayah ibu kita
dan aku
miris, mengurut dada melihat sikapmu
tidakkah pernah engkau berfikir 
dunia tak selamanya begini
dunia kan berubah menjadi kejam
menyambut hidupmu

apalah adik
di saat itu kau baru ternganga
terperangah oleh semua kenyataan
dan baru kau berkata
andai kudengar kata-katamu dulu
untuk apa….
percuma saja

2010
Selanjutnya...

Harap

tak perlu
luapkan pada kata
kan kusayangi
samudra hatimu
yang penuh makna
tak perduli siapa yang punya
walau hati ini tak merasa

biarlah aku mencari makna 
selamanya…

2009
Selanjutnya...

Tidur

kurenungkan diriku 
pada malam yang hening
aku ini tak berupa
tak punya cerita
tak bisa menggenggam dunia
tak layak untuk dicinta

sedangkan insan sekarang
sudah tak menghiraukan lagi
tentang kessucian dan ketulusan cinta

yang tersisa 
hanya tinggal permainan senda gurau
dan kilau dunia 
telah menjadi dewa

lidahku pun kelu
hatiku rindu
membawa mataku yang sendu
unntuk bertemu mimpiku

2009
Selanjutnya...

Selasa, 24 Oktober 2017

Dunia

hanya hidup
aku telah terperangkap
dalam kilau dunia
dalam nafsu
dalam rindu, cinta
dan khayal

semuanya mencoba 
memenjarakan aku 
lelah hatiku bergulat dengannya

pada air akhirnya aku belajar
dan maut menunggu
menutup kisahku

 2009
Selanjutnya...