Rabu, 22 April 2015

26 Desember

lumpur hitam mengejarku
bercampur puing beribu
diiringi mayat setengah hidup

aku berlari dengan pucat
entah di mana kaum kerabat
tersangkut dalam derap langkah
diiringi orang-orang yang aneh dalam angan

tapi, ombak terlalau cepat
aku pun masuk dalam jerat alam
dihanyutkan ombak hitam 
aku megap-megap
terkadang timbul dan tenggelam 
diantara ribuan pejuang lainnya
ayah ibu dalam angan-angan
aku pun berjuang dengan segenap sisa tenaga
dengan angan-angan melayang

tapi….
sebuah tembok mendekam dalam bimbang
aku berteriak dan berontak
di dalam dan derasnya lumpur hitam
aku kembali padaMu
tuhan…..


26 Januari 2005

Tidak ada komentar: