Rabu, 27 Maret 2013

Dosa Bencana Tsunami Bencana Dosa

Ketika badai tsunami melanda, lumpur hitam mengejar mereka para manusia
Bercampur puing beribu, diiringi mayat setengah hidup
Mereka berlari dengan pucat, entah di mana kaum kerabat
Tersangkut dalam derap langkah, diiringi bayangan aneh dalam angan ketakutan



Akan tetapi ombak badai terlalu cepat, mereka pun masuk ke dalam jerat bencana
Dihanyutkan ombak hitam, mereka megap-megap, timbul tenggelam
Di antara ribuan manusia pejuang lainnya
Ayah ibu dalam angan-angan mereka, muncul saat menghela nafas dengan sisa-sisa tenaga itu


Tak kuasa, sebuah tembok mendekam dalam bimbang
Mereka berteriak dan berontak di dalam derasnya terjangan lumpur hitam
Akhirnya mereka kembali padaMu
Tuhan. . . .


Dan setelah itu mereka yang hidup bertanya-tanya salah apa,
dosa apa hingga demikian gerangan terjadi
Bencana tidaklah berdosa
Jangan salahkan bencana, apalagi sampai trauma, menghina, mencela serta mengutuknya
Bencana tidaklah berdosa, ia tunduk pada ketentuan tuhan yang menciptakannya
Dosa-dosa kitalah sesungguhnya yang mengundang bencana


Jika di keheningan malam kita sering membasuh muka
dengan ayat-ayatNya dalam kitab suci
Bukankah allah menegaskan jauh sebelumnya
Barang siapa selalu mensyukuri nikmat yang diberikannya, maka nikmat itu akan bertambah jua
Tapi barang siapa yang ingkar, sesungguhnya azab Allah sangat pedih


Bencana adalah ujian bagi mereka yang beriman
untuk dinaikkan pangkat ketaqwaan setelah kemudian



by Hadrial Aat

Tidak ada komentar: